Dalam ekosistem Blockchain Ethereum, kamu akan mengenal istilah ERC atau token ERC. Istilah yang paling sering kamu jumpai pasti kalau bukan token ERC-20 ya token ERC-721. Sebenarnya, apa itu token ERC? Apakah setiap jenis token ERC memiliki karakteristiknya sendiri sehingga ada perbedaan nama?

Mari kita awali dari pengertian ERC. ERC atau Ethereum Request for Comments adalah sebuah dokumen atau proposal teknis yang digunakan oleh para pengembang (developer) smart contract pada ekosistem blockchain Ethereum.

ERC merupakan bagian dari EIP atau Ethereum Improvement Proposals yang berisi standar penjelasan di dalam ekosistem Blockchain Ethereum yang meliputi spesifikasi protokol inti, klien API, dan standar kontrak. Beberapa jenis ERC yang paling umum kita kenal seperti ERC-20 dan ERC-721.

Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak sekali jenis ERC? Berdasarkan situs resmi Ethereum, sampai pada tanggal artikel ini diterbitkan (Agustus 2019), terdapat 93 jenis ERC. Ke-93 jenis ERC tersebut antara lain sebagai berikut:  

  • ERC-875,
  • ERC-173, ERC-191, ERC-205, ERC-600, ERC-601, ERC-634, ERC-681, ERC-725, ERC-801, ERC-823, ERC-831, ERC-884, ERC-897, ERC-900, ERC-902, ERC-918, ERC-926, ERC-927, ERC-998, ERC-1046, ERC-1047, ERC-1056, ERC-1062, ERC-1066, ERC-1077, ERC-1078, ERC-1080, ERC-1081, ERC-1123, ERC-1129, ERC-1132, ERC-1175, ERC-1178, ERC-1185, ERC-1191, ERC-1202, ERC-1203, ERC-1207, ERC-1261, ERC-1271, ERC-1319, ERC-1328, ERC-1386, ERC-1387, ERC-1388, ERC-1417, ERC-1438, ERC-1444, ERC-1450, ERC-1462, ERC-1484, ERC-1491, ERC-1504, ERC-1523, ERC-1538, ERC-1577, ERC-1581, ERC-1592, ERC-1613, ERC-1616, ERC-1620, ERC-1710, ERC-1753, ERC-1761, ERC-1775, ERC-1812, ERC-1822, ERC-1844, ERC-1900, ERC-1922, ERC-1923, ERC-1948, ERC-1967, ERC-1973, ERC-2015, ERC-2135, ERC-2157, ERC-2193,
  • ERC-20, ERC-55, ERC-137, ERC-162, ERC-165, ERC-181, ERC-190, ERC-721, ERC-777, ERC-1155, ERC-1167, ERC-1820,
  • ERC-1154,
  • ERC-820

Dari ke-93 ERC diatas, jika diurutkan dari atas hingga bawah, masing–masing ERC memiliki statusnya sendiri, mulai dari:

  • 1 berstatus Last Call (Panggilan terakhir),
  • 78 berstatus Draft (Draf),
  • 12 berstatus Final (Akhir),
  • 1 berstatus Abandoned (Ditinggalkan), dan
  • 1 berstatus Superseded (Digantikan).

Tentu saja pada artikel ini, Tahu Blockchain tidak akan membahas satu–persatu dari 93 jenis ERC diatas. Bisa jadi novel nanti artikel ini kalau dibahas semua. Pada artikel ini kita akan fokus membahas karakteristik pada ERC-20 dan ERC-721 saja.

EIP 20 : ERC-20

Dokumen standar ERC-20 yang dibuat pada tanggal 19 November 2015 oleh Fabian Vogelsteller dan Vitalik Buterin. Standar ERC-20 inilah yang paling populer diantara standar ERC lainnya, karena sebagian besar proyek yang mengadakan ICO menerbitkan token mereka menggunakan standar ERC-20.

Setiap individu atau kelompok yang ingin menerbitkan token ERC-20, perlu mempersiapkan hal – hal seperti:

  • Alamat kontrak, 
  • Jumlah atau total suplai token yang akan tersedia beserta porsi pendistribusiannya.
  • Nama token yang bisa dikostumisasi tanpa perlu mencatut nama Ethereum sebagai tambahan.
  • Simbol token (ticker) yang merupakan kependekan dari nama token. Biasanya kurang dari 5 huruf
  • Desimal atau berapa banyak token anda dapat dibagi dalam pecahan desimal (angka dibelakang koma). Terdapat pilihan dari 0 hingga 18.

Setelah mempersiapkan elemen–elemen diatas, maka tinggal menerapkannya pada standar protokol ERC-20. Di dalam token ERC-20, terdapat enam buah fungsi istimewa yang meliputi:

  • function totalSupply() public view returns (uint256);
  • function balanceOf(address _owner) public view returns (uint256);
  • function transfer(address _to, uint256 _value) public returns (bool);
  • function transferFrom(address _from, address _to, uint256 _value) public returns (bool);
  • function approve(address _spender, uint256 _value) public returns (bool);
  • function allowance(address _owner, address _spender) public view returns (uint256);

Dengan keenam fungsi diatas, maka token yang dibuat menggunakan standar ERC-20 dapat melakukan fungsi–fungsi seperti menentukan total suplai, saldo, transfer ke, transfer dari, menarik dan menerima, menyetujui hingga tunjangan atau bonus.

Dengan menggunakan standar ERC-20, individu atau kelompok tidak perlu repot-repot membangun jaringan ekosistem blockchain mereka sendiri. Cukup memahami isi standar ini dan menerapkannya pada smart contract.  

Selain itu, manfaat dari standar ERC-20 bagi para pengembang adalah, berkat implementasi yang mudah ditambah DApp yang didukung dalam ekosistem Blockchain Ethereum membuat token ERC-20 bisa langsung diperdagangkan di decentralized exchange.

Penerapan yang mudah juga memungkinkan exchanger sentral untuk memasukkan token mereka kedalam daftar bursa perdagangan kripto.

EIP 721 : ERC-721

Satu lagi standar ERC yang cukup dikenal oleh sebagian orang. Standar itu bernama ERC-721. Dokumen standar ini dibuat pada tanggal 24 Januari 2018 oleh William Entriken, Dieter Shirley, Jacob Evans, dan Nastassia Sachs.

ERC-721 identik dengan non-fungible token (NFT), yang berarti token yang dibuat melalui standar token ERC-721 memiliki tipe khusus yang mewakili sesuatu yang unik menggunakan tanda kriptografi dengan tujuan menciptakan kelangkaan aset digital.

Contoh sederhananya adalah kita sebagai manusia. Setiap manusia terlahir berbeda, bahkan untuk yang kembar sekalipun bukan?   Begitu pun dengan definisi token non-fungible, dimana token yang diciptakan sengaja dibuat tidak sepadan satu sama lain sehingga setiap token membentuk nilai dan keunikannya sendiri.

Salah satu contoh keberhasilan penerapan standar ERC-721 adalah permainan dari DApp Ethereum bernama CryptoKitties. Dalam permainan ini, kamu akan mendapatkan seekor kucing.

Setiap kucing memiliki DNA yang berbeda dengan kucing lainnya. Jadi kamu tidak akan mendapatkan DNA kucing yang sama dalam permainan CryptoKitties yang cukup terkenal ini.

Penutup

Dari penjelasan diatas, sekiranya cukup membantu untuk memahami perbedaan diantara kedua standar ERC tersebut. Satu contoh kasus ada pengembang ingin membuat token sebanyak 5 buah. Jika ia membuatnya diatas standar ERC-20, maka kelima token tersebut memiliki ciri dan fungsi yang sama satu sama lain.

Tidak mungkin dan mustahil jika nilai atau harga antara 1 token dan keempat token lainnya berbeda.   Namun, jika pengembang tersebut membuatnya diatas standar ERC-721, maka kelima token tersebut bisa saja memilki karakteristik yang berbeda satu sama lain.

Bisa jadi nilai satu token dengan keempat token lainnya berbeda atau sama secara harga, tapi setiap token memiliki tanda pengenalnya sendiri yang membuat dia berbeda dengan token lainnya dan itu menjadi nilai tambah bagi token dengan standar ERC-721.

Meskipun kedua standar ini memilki perbedaan, persamaan yang paling mendasar adalah mereka semua berjalan didalam ekositem blockchain yang sama, yakni Ethereum.

Sebagai pengembang, cukup dengan memahami kedua standar itu maka bisa dengan mudah menciptakan sebuah token tanpa perlu membuat ekosistem blockhain baru lagi.

Dengan dukungan pasar dan komunitas didalam Ekosistem Blockchain Ethereum yang cukup besar juga akan dapat membantu para pengembang mendapatkan komunitas bagi produk yang mereka ciptakan.

Jadi, bagaimana denganmu, sudah siapkah mencoba token-token di blockchain Ethereum? Atau ingin mencoba membuat token sendiri? Atau kamu sudah pusing membaca artikel ini?

Kamu bisa beristirahat sejenak, berkumpul bersama orang–orang terdekat, dan jika masih ada waktu, bisa kembali membaca artikel ini dan artikel lainnya di situs Tahu Blockchain.

Kamu juga bisa bagikan artikel ini kepada orang–orang terdekatmu, agar lebih banyak orang tahu Apa itu Blockchain?