Buat kamu yang baru mengenal tentang dunia Bitcoin, sebaiknya kamu harus tau terlebih dahulu Sejarah Bitcoin dan Apa Itu Bitcoin? Nah kalau sudah tahu, yuk sekarang kita bahas mengenai, kelemahan dan kelebihan atau keuntungan dan kerugian dari Bitcoin ini.

Pada awal menuju pertengahan 2017, dunia geger dengan adanya virus komputer, atau bisa dibilang ransomware bernama Wannacry. Tau apa hubungannya? Yup, mereka yang terkena atau menjadi korban si Wannacry ini, harus menebus beberapa uang untuk memulihkan data – data mereka yang disembunyikan oleh si Wannacry ini. 

Mereka harus menebusnya menggunakan mata uang virtual Bitcoin. Mungkin beberapa dari kalian yang membaca tulisan ini malah mengenal Bitcoin sejak kasus ini heboh menggegerkan dunia. Iya gak?

Itulah Bitcoin, mata uang virtual yang tidak memiliki kepemilikan. Adapun Bitcoin merupakan cryptocurrency alias uang digital yang bisa ditukarkan dengan uang asli. Transaksi Bitcoin tidak bisa dilacak karena ketika kamu membuat wallet (semacam rekening) kamu tidak perlu menyeutkan nama asli kamu.

Cukup dengan wallet address, nomor rekening yang merupakan kombinasi huruf dan angka yang sangat panjang, kamu bisa bertransakasi secara anonymous alias tanpa dikenali, sehingga Bitcoin sangat populer di kalangan dunia hitam, termasuk pelaku serangan cyber.

Popularitas mata uang dunia maya atau virtual currency, bitcoin, sedang menanjak. Banyak transaksi yang sudah dilakukan memakai mata uang ini, mulai dari yang legal sampai ilegal. Memang salah satu tantangan untuk Bitcoin adalah tempat belanjanya yang legal, karena selama ini Bitcoin sudah banyak disalahgunakan untuk transaksi yang tidak terambah hukum.

Sudah banyak orang yang menukar dolar, euro atau yen jadi Bitcoin untuk berbisnis di pasar uang gelap di dunia maya seperti Silk Road dan Black Market Reloaded. Rata-rata mereka yang menukar uangnya di sini berbisnis ilegal, seperti jual-beli narkoba, transaksi bermain judi, jual-beli senjata dan sewa pembunuh bayaran.

Bahkan ada juga, beberapa tahun lalu, sampai ada yang rela live video telanjang hanya demi mendapatkan bitcoin.

Selain itu, ada juga beberapa kelemahan dari Bitcoin, seperti:

Tidak Stabil

Bitcoin bersifat spekulatif, artinya tidak bisa diperkirakan, atau untung – untungan. Sedangkan saat ini belum cukup banyak perusahaan yang menawarkan pembelian dan penjualan produk-produk dengan bitcoin sebagai alat pembayarannya.

Sangat Berisiko Hilang atau Dicuri

Bitcoin disimpan dalam bentuk rekening digital atau dikenal dengan sebutan wallet. Dalam penggunaannya, wallet serupa dengan fungsi dompet penyimpan uang tunai namun secara digital. Namun wallet yang disimpan di hard disk peralatan elektronik sangat rentan pada kerusakan. Selain itu, virus yang menyerang hard disk juga dapat membuat Bitcoin yang tersimpan hilang begitu saja.

Dompet digital tersebut juga dapat diretas dan dicuri melalui malware. Belum lagi risiko isi hard disk pemilik bitcoin terhapus tanpa sengaja. Lebih menyakitkan dari uang tunai, Anda kehilangan semua isi dompet tanpa bisa ditelusuri kemana hilangnya. Selain itu, orang-orang yang memiliki keahlian di bidang komputerisasi berpotensi mencuri uang-uang tersebut.

Alat Pencucian Uang

Penggunaan mata uang bitcoin tidak dikontrol pemerintah atau lembaga keuangan yang berwenang. Akibatnya kondisi tersebut membuka peluang besar untuk melakukan tindakan kriminal seperti pencucian uang dan penghindaran pajak. Ini untuk koruptor bisa berbahaya.

Kurangnya kendali pemerintah juga membuat bitcoin tampak tidak bernilai. Selain itu, sebagian pengamat keuangan menganggap bitcoin sebagai mata uang ilegal karena tidak didorong perundangan yang sah di mata hukum.

Namun, dari beberapa kelemahan yang dijelaskan diatas, masih ada kelebihan atau keuntungannya. Jadi jangan langsung negatif thinking dulu ya tentang Bitcoin, karena kita akan lanjutkan mengenai kelebihan atau keuntungannya Bitcoin.

Keamanan

Tak seperti mata uang konvensional yang rawan pemalusan, aturan kriptografi yang diterapkan pada bitcoin membuat para pemiliknya terhindar dari risiko yang sama.

Perannya Sebagai Mata Uang Global

Meski setiap negara telah memiliki mata uang masing-masing, bitcoin tetap hadir dan masuk ke dalamnya. Bitcoin tak mengenal batas negara, tidak goyah karena kondisi politik di pemerintahan, dan tidak terpengaruh oleh apapun.

Pelindung dari Inflasi

Layaknya emas, bitcoin dianggap dapat berperan sebagai nilai lindung dari inflasi. Bitcoin dapat menekan laju inflasi yang berlebihan.

Bitcoin merupakan bentuk baru tabungan masyarakat yang diterapkan dengan sistem yang tidak merepotkan. Selain itu dengan menabung bitcoin, semua perantara keuangan yang biasa dilakukan di bank-bank dapat dihilangkan. Para pemegangnya juga tak perlu membayar biaya layanan dan registrasi.

Investasi Jangka Panjang

Meskipun bersifat spekulatif, namun tren Bitcoin terus mengalami kenaikan. Kalau kamu baca artikel sebelumnya tentang Bitcoin, pasti kamu pernah baca tentang orang yang beli pizza seharga 10.000 Bitcoin. Bayangkan jika dulu dia tidak beli pizza dan di simpan sampai hari ini (Agustus 2017) dimana harga 1 Bitcoin = 40 Jutaan. Kalikan sendiri yah.