Ekosistem Blockchain Ethereum cukup unik, jika baru pertama kali mencoba platform Ethereum pasti kamu akan kebingungan dalam menentukan biaya transaksi yang tidak semudah saat penentuan biaya transaksi pada ekosistem Blockchain Bitcoin. Kamu akan dihadapi dengan penyiapan Gwei dan Gas Limit.

Seperti pada artikel yang telah dibahas sebelumnya, tentang Apa itu Ethereum? Salah satu fitur dari Blockchain Ethereum adalah bisa menciptakan token melalui smart contract. Tentu saja hal ini cukup membingungkan bagi para pemegang token baru yang mendapatkannya secara gratis, seperti dari cara airdrop maupun bounty.

Para pengguna yang mendapatkan token dari cara airdrop maupun bounty memang hanya diwajibkan oleh para pembuat token untuk menyiapkan akun dompet pribadi ETH saja.

Tapi mereka jarang sekali menyarankan pengguna untuk memiliki sejumlah ETH di akun dompet pribadinya. Oleh sebab itu, wajar para pengguna yang mendapatkan token dari cara diatas sedikit kebingungan dan mungkin bertanya:

  • Bagaimana cara mentransfer token ini?
  • Mengapa transaksi saya gagal terus?
  • Boleh saya minta ETH-nya?

Sederhananya, segala macam kegiatan yang dilakukan pada ekosistem Blockchain Ethereum, baik melalui smart contract hingga DApp membutuhkan bahan bakar yang bernama GAS. GAS selalu dibayar dalam bentuk ETH dengan satuan Gwei.

Contohnya seperti bahan bakar minyak bumi yang memiliki nama mulai dari Aftur, Pertamax, Pertalite, Premium, Solar, dll, GAS juga memiliki nama untuk setiap satuannya. Dibawah ini terdapat penjelasan satuan konversi Ether kedalam satuan lainnya:

  • 1 ETH = 1.000.000.000.000.000.000 WEI (angka 0 sebanyak 18 digit)
  • 1 ETH = 1.000.000.000.000.000 KWEI/ Babbage/ Femtoether (angka 0 sebanyak 15 digit)
  • 1 ETH = 1.000.000.000.000 MWEI/Lovelace/Picoether (angka 0 sebanyak 12 digit)
  • 1 ETH = 1.000.000.000 GWEI/Shannon/Nanoether/Nano (angka 0 sebanyak 9 digit)
  • 1 ETH = 1.000.000 SCABO/ Mircoether/Micro (angka 0 sebanyak 6 digit)
  • 1 ETH = 1.000 FINNEY/ Milliether/Milli (angka 0 sebanyak 3 digit)
  • 1 KETHER = 0,001 ETH (angka 0 sebanyak 2 digit dibelakang koma)
  • 1 METHER = 0,000001 ETH (angka 0 sebanyak 5 digit dibelakang koma)
  • 1 GETHER = 0,00000001 ETH (angka 0 sebanyak 7 digit dibelakang koma)
  • 1 TETHER = 0,000000000001 ETH (angka 0 sebanyak 11 digit dibelakang koma)

Dari penjelasan diatas, untuk GAS sendiri diukur dalam satuan Gwei. Sistem ini cukup mirip dengan penggunaan kilowatt (kW) untuk mengukur listrik di rumahmu. Jadi listrik yang kamu gunakan tidak diukur dengan satuan Rupiah, melainkan melalui kWH atau kilowatt per jam.

“Mengapa Sistem GAS, Gwei Diterapkan pada Ekosistem Blockchain Ethereum?”

Sistem GAS diterapkan pada ekosistem blockchain Ethereum adalah semata-mata demi menciptakan keadilan dan kebebasan pada biaya transaksi bagi para pengguna yang melakukan transaksi didalam ekosistem blockchain Ethereum.

Penciptaan unit GAS juga bertujuan untuk memisahkan biaya hitung penambang, sebagai validator, pada ekosistem blockchain Ethereum dari harga pasar ETH yang fluktuatif, karena biaya perhitungan yang berubah dengan cepat.

Contohnya seperti ini: Jika saat ini harga 1 ETH = Rp.10.000,- dan biaya transaksi ETH dibuat tetap 0,1 ETH = Rp.1.000,-. Lalu 3 bulan kemudian, harga ETH melonjak drastis menjadi 1 ETH = Rp.1.000.000,- dan biaya transaksi ETH dibuat tetap 0,1 ETH. Bisa kamu bayangkan betapa mahalnya biaya transaksi tersebut kan? Berarti kamu harus membayar sebesar Rp.100.000,- untuk transaksi per 1 ETH pada bulan itu.

Biasanya, untuk menentukan GAS ada panduan yang di bisa kamu cek melalui situs ethgasstation.info. Berikut tampilan situsnya seperti gambar dibawah ini:

  • Recommended Gas Prices in Gwei: Rekomendasi Harga GAS dalam Gwei.
  • 11 Fast (<2m) $0.042/Transfer: Harga GAS sebesar 11 Gwei dan transfer akan berhasil dengan estimasi waktu kurang dari 2 menit dengan biaya transfer sekitar $0.042
  • 3 Standard (<5m) $0.012/Transfer: Harga GAS sebesar 3 Gwei dan transfer akan berhasil dengan estimasi waktu kurang dari 5 menit dengan biaya transfer sekitar $0.012
  • 2 Safe low (<30m) $0.008/Transfer: Harga GAS sebesar 2 Gwei dan transfer akan berhasil dengan estimasi waktu kurang dari 30 menit dengan biaya transfer sekitar $0.008
  • Median Wait Times 37 Seconds: Rata – rata waktu tunggu untuk satu kali transaksi dalam satuan detik.
  • Median Wait Times 2 Bloks: Rata – rata waktu tunggu untuk satu kali transaksi dalam satuan blok.

Jadi, jika berdasarkan gambar diatas, agar transaksimu cepat diproses, kamu harus membayar sebesar 11 Gwei, atau dengan kata lain kamu menyepakati bahwa 1 GAS bernilai sejumlah 11 Gwei. Kalau dibuat perhitungannya kurang lebih seperti ini:

  • 1 ETH = 1.000.000.000 GWEI = $184 = Rp.2.624.590
  • 1 GWEI = 0,000000001 ETH
  • 11 GWEI = 0,000000011 ETH = $0.0000020 = Rp.0,029

“Loh, Kenapa Lebih Murah dari Estimasi Awal Sebesar $0.042?”

Begitulah gambaran bagaimana pengguna awal dalam menghitung harga GAS. Sebenarnya hampir benar, hanya saja mereka melupakan satu hal, yakni GAS limit. GAS limit sendiri merupakan jumlah GAS maksimum yang akan dibayarkan oleh pengguna.

Biasanya standar GAS Limit ditentukan dengan standar sebesar 21.000 GAS. Jadi jika dibuat perhitungan ulangnya, kurang lebih seperti ini:

  • 1 GAS = 11 Gwei
  • GAS Limit = 21.000 GAS
  • 21.000 GAS x 11 Gwei = 231.000 GWEI = 0,000231 ETH = $0,043 = Rp.608,34

Nah, sekarang hasil perhitungannya sudah hampir sama kan dengan gambar di atas?

Dari cara perhitungan diatas, kemudian muncul lagi pertanyaan baru,

“Sebenarnya, yang Lebih Utama Harga GAS (Gwei) atau GAS Limit?”

  • 21.000 GAS x 11 Gwei = 231.000 Gwei
  • 21.000 GAS x 2 Gwei = 42.000 Gwei

Jawabannya adalah tergantung dari kebutuhannya apa. Perlu diingat sekali lagi, bahwa GAS merupakan harga kesepakatan. Ketika pengguna memasang harga kesepakatan 1 GAS = 11 Gwei, otomatis lebih besar dibandingkan ketika pengguna memasang harga kesepakatan 1 GAS = 2 Gwei.

Jika kamu adalah seorang validator di dalam ekosistem Blockchain Ethereum, tentu kamu akan memilih Gwei tertinggi untuk diproses transaksinya terlebih dahulu.

Namun akan sedikit berbeda perlakuan jika pengguna juga memasang GAS limit lebih besar seperti skenario dibawah ini:

  • 21.000 GAS x 11 Gwei = 231.000 Gwei
  • 115.500 GAS x 2 Gwei = 231.000 Gwei

Dari skenario diatas, sekalipun kamu memasang 1 GAS seharga 2 Gwei, namun GAS limit kamu tingkatkan menjadi 115.500 GAS, secara perhitungan hasilnya akan sama dengan saat memasang 1 GAS seharga 11 Gwei dengan GAS limit 21.000.

Namun perlu diketahui, GAS limit perhitungannya tidaklah tetap seperti Gwei. Saran terbaik adalah jika kamu kira alur transaksi tidak terlalu ramai, lebih baik kamu memasang Gwei rendah dan GAS limit yang tinggi.

Karena, jika kebetulan saat kamu melakukan transaksi, alurnya sedang sepi, kamu bisa mendapatkan harga transaksi yang lebih murah karena GAS limit nilainya tidak tetap.

Jadi jika kamu menggunakan skenario ketiga diatas, ada kemungkinan GAS limit yang terpakai kurang dari 115.500, bisa jadi hanya terpakai 21.000 saja sebagai GAS limit. Begitulah kira – kira perhitungan GAS dan GWEI dalam pengaturan transaksi melalui mode “Advance” atau dikostumisasi.

Tapi jika kamu tak mau lebih rumit lagi dan memang sedang memiliki stok ETH yang banyak, tidak ada salahnya kamu biarkan pengaturan transaksi dalam mode “Default”. Pilihan kembali di tanganmu selama kamu memiliki akses pribadi ke dalam akun dompet pribadi Ethereum milikmu sendiri.

“Apakah perhitungan GAS, Gwei ini juga berlaku di Centralized Exchange?”

Tentu saja hal ini tidak akan berlaku ketika kamu melakukan transfer ETH dan token–token lainnya yang berjalan di dalam ekosistem Blockchain Ethereum melalui akun dompet Exchanger yang tersentralisasi, Atau Centralized Exchange (CEX).

Setiap Exchanger CEX memiliki kebijakan fee-nya sendiri dan bersifat tetap. Tentu saja bisa lebih mahal dari pada melakukannya melalui akun dompet pribadi.

Penutup

Jadi, bagaimana denganmu, apakah memiliki rencana untuk mencoba kostumisasi harga transaksi GAS sendiri? Atau kamu sudah pusing membaca artikel ini?

Kamu bisa beristirahat sejenak, berkumpul bersama orang–orang terdekat, dan jika masih ada waktu, bisa kembali membaca artikel ini dan artikel lainnya di situs Tahu Blockchain.

Kamu juga bisa bagikan artikel ini kepada orang–orang terdekatmu, agar lebih banyak orang tahu Apa itu Blockchain dan bagaimana caranya mengatur GAS, Gwei untuk menentukan biaya transaksi dalam ekosistem Blockchain Ethereum?